KESEL GAK KESEL MOMO ITU NGESELIN,...!!!

September 11, 2017

“Apa yang anda pikirkan,...?” Pertanyaan yang tertera di pojok pesbuk koq lama-lama
ngeselin yak,... Masa kerna membaca tulisan itu aku jadi pen hadir di sebuah seremoni
pernikahan seseorang untuk berteriak sekencang-kencangnya selepas akad, “Gak Sah,...!!!
Aku tak terima mereka berdua menikah dan bahagia sementara aku menjomblo,...!!!”
kemudian berlalu seolah gak pernah terjadi apa-apa,...

Gak cuma sebuah pertanyaan, tapi koq lama-lama jadi kurang ajar ketika tetiba melintas
di pikiranku, bahwa semua status yang nongol di pesbuk berawal dari sepenggal kalimat
tanya tadi,...

Asu dahlah, gosah dibahas nanti tambah kesel,...
Mari kita bahas sesuatu yang menyenangkan, maksudnya apa yang dilakukan penulis tidak
terkenal ketika kesel,...

Sebut saja Tere Liye atau Dee Lestari yang ketika kesel dengan perlakuan negara
terhadap pendapatannya langsung diketahui khalayak bahkan presiden,... Sementara aku,
hal pertama yang aku lakukan adalah menghubungi Gregorius Lilik Pranoto Adhi,...

Seperti Puthut EA, Eddward S Kennedy yang memiliki Agus Mulyadi sebagai penawar rasa
kesal, aku punya Gregorius Lilik Pranoto Adhi yang akrab dipanggil Momo,... Seketika
masalah yang begitu rumit dan kompleks musnah ketika tersadar bahwa Agus Mulyadi
lebih rumit dan kompleks dari semua masalah yang terjadi di muka bumi,... Dan selama
Tuhan mempercayakan Agus Mulyadi berada disekitaran mereka, mereka sangat luar
biasa,... Sabar,...!!!


Momo pun demikian , diantara deretan komedian di Indonesia tak satupun yang tidak kenal
Momo,... Legenda komedi Indonesia Bang Indro Warkop, pentolan grup 4 Sekawan yang
membintangi Tukang Bubur Naik Haji Bang Derry Sudarisman memanggilnya Mas Lilik atau
Om Lilik,... Bahkan Abdel, Temon, Maman NoTulen, Cak Lontong juga memanggil Momo
dengan imbuhan Mas atau Om,... Apalagi manajer artis jangan coba-coba panggil Gregorius
Lilik Pranoto Adhi dengan panggilan Momo tanpa embel-embel seperti caraku,... Akibatnya
bisa gak diajak manggung ama perusahaan mobil berlogo berlian tiga bertumpuk yang
dipunggawai Momo,...

Momo tak hanya piawai marketing promo, dia juga mahir menjadi Master of Carimoney
alias pembawa acara di panggung,... Soal nyanyi, suara seorang aktivis gereja yang katanya
taat dan beriman ini suaranya aku akui bagus, tapi soal keimanan aku hanya pernah denger
Momo nyanyi lagu jasmani bukan lagu rohani,... Gak peduli dia pelatih vokal orchestra yang
nama grupnya berarti genta itu, aku gak pernah liat Momo nyanyi lagu rohani,... Titik,...

Soal Poto profil wasap Momo, itu yang bikin kekesalan aku kepada masalah hidup mendadak
hilang,... Setiap aku melihat profil wasap Momo langsung ngakak sendiri,... Anjrit kenapa
dia bisa nipu semua orang dengan tampang alim bak Romo dengan keagungan yang
memancar,... Coba aja lu gak usah wasap dia, langsung telpon dan rasakan Momo dalam
bentuk aselinya yang koplak,...

Entah apa yang membuat Momo berada di lingkaran orang-orang gak serius macam
komedian, itu ngeselin juga klo benar-benar gak tau,... Tapi klo udah sekali aja ketemu
Momo sedang berkumpul dengan komedian baru terasa faedah bergabungnya Momo,...
Seringkali kepenatan yang bikin ide mentok tetiba lenyap disingkap cemerlangnya jidat
Momo,... Dan sudah pasti klo lawakan yang disajikan didepan Momo bikin orang tertawa itu
bakal jadi lawakan yang abadi bikin perut melilit tertawa,...

Momo sudah berani menjadi satu-satunya orang yang serius diantara kami yang gak bisa
serius, kan ngeselin tetiba jaim depan dia,... Lebih ngeselin lagi dia berada di divisi yang
sama dengan aku yang susah jaim,... Sialnya Momo sendiri menertawakan kejaiman yang
acapkali aku buat,... Dianggap gak lucu sama orang yang gak lucu kan sangat gak lucu,...

Semalam saat aku sedang penat, sensor otomatis naluriah aku memaksa langsung membuka
percakapan wasap dengan Momo,... Jawabannya adalah sebaris kalimat “Geloooooo kangen
nih,...”

Tamat sudah hantaman kekesalan yang terjadi bersama datangnya badai yang
menderu menerbangkan atap rumah hingga membuat commuter line jurusan Duri - Tanah
Abang tak bisa melanjutkan perjalanan kerna atap yang nyangkut menghambat arus
kelistrikan,...

Bayangkan hanya dengan sebaris kalimat Momo membuat ribuan pengguna transportasi
massal besutan PT KAI mengular dan bertumpuk di Stasiun Manggarai,... Gak brenti disitu,
sebuah panggung resepsi pernikahan sebuah keluarga di Kavling Polri Jelambar hampir
rubuh membuat pengunjungnya kocar-kacir,...

Dan bukan bermaksud menertawakan penderitaan orang lain, ternyata kekesalan aku
kepada manusia-manusia yang lebih menyahuti notifikasi Fesbuk, Instagram, Line, Wasap,
Path, dan ketelekan maya lainnya ketimbang menyahuti keluarganya yang jelas nampak
didepan mata tak lebih berbahaya dibanding kekesalan aku sudah menyapa Momo,...

Sesaat setelah aku menyadarinya aku menelpon Momo,... Momo tertawa ngakak seperti
biasa dan berteriak,... “Asuuuuu,...” dengan artikulasi yang gak pas, lagian mana ada aktivis
gereja fasih bilang asu,...

Langit kembali tenang, air limbah menghitam dari got yang hampir meluap melaju deras
membawa sampah, namun tak mampu membawa serta hanyut sampah sampah masyarakat
yang goblok dan anjing banget itu,...


Kesalku masih selalu ada, dalam hati aku berkata, “Anjing, kalem we atuh goblog,...!!!”
Bersyukur napa masih ada Momo,...!!!

Artikel lainnya:

0 komentar

Subscribe